iklan
Latest News Teco Stefanno Ungkap Kesiapan Tim Lawan Persiba Balikpapan     Borneo FC Resmi Ikat Gojek Jadi Sponsor ke-8     Anmar Almubaraki Siap Buktikan Kualitas di Hadapan Persija     PSM Makassar Usung Target Juara Musim Ini     Mitra Kukar Masih Buru Penyerang Asing    

Konsisten Cetak 2 Gol, Timnas Indonesia Sukses Melawan Stigma


(PIC:Konsisten Cetak 2 Gol, Timnas Indonesia Sukses Melawan Stigma)

Konsisten Cetak 2 Gol, Timnas Indonesia Sukses Melawan Stigma

Kamis, 08 Desember 2016 12:52 Wib
Posted by Abdi Saleh - 11364 views

Jakarta - Ada fenomena menarik di sepanjang perhelatan Piala AFF 2016 ini. Timnas Indonesia konsisten selalu mencetak dua gol di lima pertandingan yang dijalani di pentas turnamen.


Fakta itu tak hanya menunjukkan kalau Tim Merah-Putih merupakan tim yang tajam dalam menjebol gawang lawan, tapi juga menunjukkan sebuah perkembangan positif dalam hal mentalitas.


Selama ini muncul stigma kalau Timnas Indonesia selalu sulit keluar dari tekanan dalam posisi tertinggal atau butuh kemenangan. Ibarat kata, saat menyaksikan timnas bertanding, jika tim lawan mencetak gol terlebih dahulu, jangan harap Tim Garuda bisa bangkit.


Permainan biasanya jadi kacau balau, karena para pemain bernafsu mengejar skor atau karena merasa tertekan psikologisnya. Namun, hal itu tidak terlihat di tim besutan Alfred Riedl.


Saat melakoni duel perdana penyisihan Grup A melawan Thailand, Timnas Indonesia sempat tertinggal 2-0 di paruh pertama pertandingan. Namun, secara dramatis para pemain bisa memaksakan skor imbang 2-2 lewat gol Boaz Solossa dan Lerby Eliandry. Walau akhirnya kalah 2-4 penampilan pantang menyerah penggawa Garuda layak disaluti.


Pada pertandingan kedua melawan tuan rumah Filipina, pasukan Timnas Indonesia tetap relaks ketika The Azkals menyamakan skor 1-1, setelah sebelumnya sempat unggul lewat sundulan Fachrudin Aryanto. Boaz Solossa sukses mencetak gol kedua. Pertandingan akhirnya berkesudahan 2-2.


Pada pertandingan hidup dan mati versus Singapura, Timnas Indonesia membuktikan daya juang luar biasa. Sempat tertinggal 0-1 dari The Lions yang notabene negara pengoleksi empat gelar Piala AFF, secara dramatis anak-anak timnas membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol Andik Vermansah serta Stefano Lilipaly.


Konsistensi menjebol gawang lawan kembali ditunjukkan saat laga semifinal leg pertama lawan Vietnam di Stadion Pakansari, Cibinong. Sempat unggul terlebih dahulu melalui gol sundulan Hansamu Yama, Timnas Indonesia tidak terlihat panik dengan gol penyeimbang skor yang disarangkan Tim Negeri Paman Ho.


Tim asuhan Alfred Riedl akhirnya kembali membobol gawang Vietnam lewat eksekusi penalti, Boaz Solossa. Skor 2-1 didapat Timnas Indonesia.


Tendangan penalti Manahati Lestusen di fase perpanjangan waktu, setelah Ferdinand Sinaga diganjal kiper lawan di area terlarang membuat Indonesia unggul agregat gol tandang.


Semangat juang tak mengenal menyerah pun disaluti oleh Alfred Riedl. Ia menyebut anak-asuhnya fenomenal.


Sejatinya pelatih asal Austria tersebut merasa pesimistis dengan peluang Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.


"Masyarakat Indonesia jangan berharap berlebihan melihat Timnas Indonesia juara. Persaingan di babak penyisihan amat berat. Kami hanya melakukan persiapan selama dua bulan. Saya pun tidak bisa memilih pemain dengan leluasa, karena klub hanya mau melepas maksimal dua pemain dengan alasan mereka tampil di kompetisi," kata Alfred.


Dibandingkan negara-negara pesaing, rangkaian laga uji coba jelang turnamen Timnas Indonesia amat minimalis. PSSI hanya bisa mengatur empat kali jadwal uji coba, itupun melawan negara sesama Asia Tenggara: Malaysia, Vietnam (2 kali), dan Myanmar.


"Bandingkan dengan Filipina yang menggelar pelatnas di Spanyol atau Vietnam di Korea Selatan, kondisi Timnas Indonesia amat menyedihkan. Setelah setahun lebih terasing dari persaingan internasional, kami kesulitan mendapatkan lawan-lawan berkelas untuk beruji kemampuan," keluh Wolgang Pikal, asisten pelatih Timnas Indonesia.


Boaz dan Pemain Muda


Namun, disinilah letak kecerdikan Alfred Riedl. Pelatih kelahiran 2 November 1949, secara ekstem mengabaikan nama-nama pemain top pelanggan Timnas Indonesia. Ia lebih memilih memberdayakan banyak pemain muda.


Mereka memang minim jam terbang internasional, tapi di sisi lain para pemain belia amat haus prestasi. Mereka tertantang untuk membuktikan kelayakan membela negara.


Evan Dimas, Yanto Basna, Abdu Lestaluhu, Hansamu Yama, Bayu Pradana, Andik Vermansah, kumpulan pemain dengan motivasi yang berkobar-kobar.


"Pemain muda punya semangat juang yang tinggi. Timnas Indonesia butuh penyegaran. Dan merekalah yang saya yakini akan memberi perbedaan," ujar Alfred dalam sebuah perbincangan santai dengan Bola.com jelang Piala AFF 2016.


Dan nyatanya pemain-pemain usia muda tampil dengan semangat berlipat, mereka tidak terlihat kikuk melawan tim-tim lawan yang lebih matang jam terbang internasional.


Di sisi lain, Alfred cukup cerdik memilih figur pemimpin di tim. Biaz Solossa yang didapuk sebagai kapten Tim Merah-Putih, membuktikan kalau ia bisa panutan bagi junior-juniornya.


Boaz sukses memimpin anak-anak muda Persipura Jayapura. Tim Mutiara Hitam memenangi dua gelar juara Indonesia Super League musim 2010-2011 dan 2013 dengan Boaz sebagai kapten. Ia memimpin Young Guns Persipura.


Striker berusia 30 tahun tersebut bukan tipikal kapten yang banyak bicara. Ia lebih senang memberi contoh pada rekan-rekannya lewat penampilan di lapangan. Koleksi enam gol (3 di uji coba) pemain asal Sorong tersebut menjadikannya sosok paling produktif di Tim Garuda.


"Saya sendiri dari awal sudah yakin dengan teman-teman dan adik-adik ini. Saya yakin kami punya kemampuan," ungkap Boaz Solossa sesuai duel semifinal kedua Piala AFF 2016.


Untuk bisa mengangkat trofi kali pertama di turnamen elite kawasan Asia Tenggara, Timnas Indonesia kudu menjalani dua pertandingan kandang dan tandang lagi. Thailand dan Myanmar jadi jadi calon lawan di laga puncak.


Alfred Riedl tak ingin membebani target apa-apa ke para pemainnya. "Bagi saya Timnas Indonesia bisa lolos ke final sudah merupakan sebuah prestasi. Sepak bola Indonesia mengalami masa-masa sulit. Semangat yang ditunjukkan ke pemain menunjukkan kalau mereka adalah pemenang," tutur sang mentor.


Ya, bisa jadi ketika pemain tidak merasa tertekan alias relaks mereka justru bisa mengeluarkan kemampuan terbaik sekaligus mengakhiri dahaga panjang gelar juara selama 25 tahun. Garuda Bisa!.(bolacom)

#TimnasIndonesia #Final_Kami_datang

SHSTI.NET | Carrier | Affiliated | Contact Us | Additional | About Us | Terms & Condition

Ranking FIFA Asia Tenggara

FIFA Rank Update : 06 Juli 2017
#Ranking Flag Negara FIFA Point
045.   +3 Australia 689   +8
126.   +0 Filipina 249   -2
131.   -4 Thailand 235   -14
133.   -2 Vietnam 231   -4
157.   +6 Myanmar 157   +25
167.   -12 Malaysia 119   -29
169.   -12 Singapura 118   -24
171.   +1 Laos 113   +3
173.   +1 Kamboja 107   +4
175.   +0 Indonesia 110   +5
188.   +0 Brunei 065   +0
196.   +0 Timor Leste 042   -9
Next Update : 03 Agustus 2017
Perkiraan Point Indonesia Selanjutnya : 110 Point   +0
Perkiraan Ranking Indonesia Selanjutnya : #173   +2

Timnas Next Match

ShstiVideo

Berulang Tahun Hari Ini

     |CB
Obet Yulius
Obet Yulius  Obet Yulius
Lahir Pada 26 Juli 1995
( Saat Ini Berusia 22 Tahun )

Youngest Player In Site

     |RWF
Tristan Alif
Tristan Alif  Tristan Alif
Lahir Pada 12 Desember 2004
( Saat Ini Berusia 13 Tahun )
     |MF
Rayhan Azryal
Rayhan Azryal  Rayhan Azryal
Lahir Pada 26 April 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |DF
Ahmad Rusadi
Ahmad Rusadi  Ahmad Rusadi
Lahir Pada 04 April 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |DF
Uchida Sudirman
Uchida Sudirman  Uchida Sudirman
Lahir Pada 25 Maret 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |FW
Althaf Rizky
Althaf Rizky  Althaf Rizky
Lahir Pada 06 Januari 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )

Popular Player In Site

     |FW
Hanis Sagara
Hanis Sagara  Hanis Sagara
Lahir Pada 08 September 1999
( Saat Ini Berusia 18 Tahun )
     |SMF
Nazar Nurzaidin
Nazar Nurzaidin  Nazar Nurzaidin
Lahir Pada 30 November 1997
( Saat Ini Berusia 19 Tahun )
     |FW
Tedi Berlian
Tedi Berlian  Tedi Berlian
Lahir Pada 11 Juli 1993
( Saat Ini Berusia 24 Tahun )
     |LFB
Reva Adi Utama
Reva Adi Utama  Reva Adi Utama
Lahir Pada 01 Januari 1997
( Saat Ini Berusia 20 Tahun )
     |RWF
Saddil Ramdani
Saddil Ramdani  Saddil Ramdani
Lahir Pada 02 Januari 1999
( Saat Ini Berusia 18 Tahun )

Copyright@ 2017 Chaliphs

Berita Timnas Indonesia Terbaru

Curhatan Jack Brown Usai Tak Lolos Seleksi Timnas U-19 - Kamis, 13 April 2017 - 5115 views
Timnas Indonesia U-22 Akan Hadapi Klub Besar Eropa di Bali - Kamis, 13 April 2017 - 2849 views
PSSI Siap Pulangkan 4 Pemain Indonesia yang Bermain di Spanyol - Sabtu, 18 Pebruari 2017 - 19195 views
Para Pemain Muda yang Bisa di Naturalisasi Indonesia - Jumat, 17 Pebruari 2017 - 22748 views
Demi Selangor FA , Andik Rela Tolak Tawaran Klub Australia - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 24519 views

Berita Liga 1 Terbaru

Borneo FC Resmi Ikat Gojek Jadi Sponsor ke-8 - Minggu, 16 April 2017 - 2365 views
Anmar Almubaraki Siap Buktikan Kualitas di Hadapan Persija - Minggu, 16 April 2017 - 2299 views
PSM Makassar Usung Target Juara Musim Ini - Sabtu, 15 April 2017 - 2387 views
Mitra Kukar Masih Buru Penyerang Asing - Sabtu, 15 April 2017 - 2024 views
Mitra Kukar Batal Rekrut Striker Brazil , Cezar Augusto - Kamis, 13 April 2017 - 2244 views

Berita Liga 2 Terbaru

Hari Ini BOPI Keluarkan Surat Rekomendasi Liga Indonesia - Kamis, 13 April 2017 - 2079 views
Armand Mial Ingin Kumpulkan Pemain PON Papua Di Gunung Bintang - Sabtu, 04 Pebruari 2017 - 14729 views
Seleksi Di Solo, Kalteng Putra Dapatkan 9 Pemain Muda Berbakat - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 14608 views
Rachmad Afandi Ikuti Seleksi Pemain Persebaya Surabaya - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 7183 views
Hadapi Liga 2 Indonesia, Persis Solo Seleksi Puluhan Pemain - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 10164 views

Berita Liga 3 Terbaru

Hadapi Liga 2 Indonesia, Persis Solo Seleksi Puluhan Pemain - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 10164 views
Kompetisi Baru Kasta Ketiga untuk Tim Divisi Utama yang Terdegradasi - Rabu, 18 Januari 2017 - 16313 views
Persema Malang : Semoga Ada Klub Divisi Utama Yang Mundur - Selasa, 17 Januari 2017 - 8074 views
Semen Padang Tunggu Keputusan Resmi di Rapat Exco PSSI - Senin, 09 Januari 2017 - 8701 views
Kick-Off Indonesian Super League Direncanakan Pada 26 Maret 2017 - Senin, 09 Januari 2017 - 7788 views

Berita Terpopuler Terbaru

Para Pemain Muda yang Bisa di Naturalisasi Indonesia - Jumat, 17 Pebruari 2017 - 22748 views
Timnas U22 Cari Kiper Sekelas Manuel Neuer - Kamis, 16 Pebruari 2017 - 25036 views
Inilah Sosok Pemain Naturalisasi Persiba Balikpapan - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 41833 views
Demi Selangor FA , Andik Rela Tolak Tawaran Klub Australia - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 24519 views
Timnas Indonesia Asuhan Luis Milla Di Rencanakan Lawan Tim Besar Spanyol - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 24453 views

Shstinet Social