iklan
Latest News Teco Stefanno Ungkap Kesiapan Tim Lawan Persiba Balikpapan     Borneo FC Resmi Ikat Gojek Jadi Sponsor ke-8     Anmar Almubaraki Siap Buktikan Kualitas di Hadapan Persija     PSM Makassar Usung Target Juara Musim Ini     Mitra Kukar Masih Buru Penyerang Asing    

5 Syarat Timnas Indonesia Jadi Juara Piala AFF 2016


(PIC:5 Syarat Timnas Indonesia Jadi Juara Piala AFF 2016)

5 Syarat Timnas Indonesia Jadi Juara Piala AFF 2016

Sabtu, 17 Desember 2016 11:09 Wib
Posted by Abdi Saleh - 8833 views
Jakarta - Timnas Indonesia menantang Thailand dalam duel leg kedua Piala AFF 2016 pada Sabtu (17/12/2016) di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand.Bagi Timnas Indonesia, seharusnya laga di Thailand tak akan menjadi beban, mengingat Indonesia adalah tim yang tidak diunggulkan, namun sudah memimpin 2-1 dalam agregat hasil leg pertama di Bogor, Rabu (14/12/2016).

Bagi masyakarat Indonesia dan suporter, kemenangan yang diraih Tim Merah-Putih bukanlan suatu keberuntungan. Memang, ada pengaruh dari kesalahan pemain Thailand sehingga tercipta gol Rizky Pora. Akan tetapi, tekanan yang dilakukan Rizky Pora dkk. pada babak kedua berhasil menciptakan masalah di kubu Thailand.
Bermain di Rajamangala amat tidak mudah bagi pemain Timnas Indonesia. Thailand tentu saja sudah berbenah dan siap mengamuk di Bangkok. Apalagi, mereka bakal didukung 60 ribu fans yang siap membirukan Rajamangala dan suporter bakal membuat pemain Indonesia gemetar.

Bola.com merangkum lima cara bagi Timnas Indonesia untuk mengatasi Thailand dan meraih gelar juara. Menang atau seri dengan skor berapapun bisa juara. Bila kalah, 1-2, maka bakal terjadi duel seperti melawan Vietnam, yakni berlanjut ke babak perpanjangan waktu lalu penalti bila skor masih sama.

Apabila kalah jangan sampai selisih golnya lebih dari satu, bila skor di atas 1-2. Selamat berjuang, Timnas Indonesia!

1. Pressing ketat dan lebih disiplin

Thailand dipastikan bakal tampil menyerang untuk mengalahkan Indonesia, sekaligus meraih gelar kelimanya di Piala AFF. Tak hanya itu, Kiatisuk Senamuang juga akan berbenah untuk memperbaiki lini belakang mereka yang tidak terlalu kuat saat leg pertama.

Kemungkinan terjadi pergantian pemain dalam laga nanti, di mana bek tengah Chiangrai United, Tanaboon Kesarat bisa turun setelah pemulihan cedera. Sebaliknya, Indonesia dipastikan tampil tanpa Andik Vermansah yang mengalami cedera ACL. Zulham Zamrun turun sejak menit awal.

Pressing ketat harus dilakukan pemain Timnas Indonesia, terutama di sepertiga lapangan sendiri, mengingat Thailand akan bermain sangat nyaman seperti yang biasa mereka lakukan.

Kedua pelatih tentunya bungkam soal strategi. Khusus Thailand, Kiatisuk tak mau lagi kecolongan setelah strateginya justru membuat Indonesia menang 2-1 di leg pertama. Tantangan juga ada dalam sektor sayap, terutama Zulham Zamrun yang bermain belum selincah Andik bila melakukan soloplay.

2. Mental

Sebanyak 60 ribu pendukung Thailand dipastikan akan membirukan Stadion Rajamangala. Kekalahan Thailand 1-2 di Indonesia membuat suporter dan masyarakat Thailand juga ingin membantu tim kesayangan mereka memenangi laga. Tentunya dengan tekanan psikologis ke pemain Indonesia.

Hal itu sudah disadari dan akan diantisipasi oleh tim pelatih. Sebaliknya, Kiatisuk Senamuang dengan penuh keyakinan mampu melibas Indonesia dan tak akan membiarkan Indonesia meraih gelar pertama di negaranya.

Sepanjang tahun 2016, Thailand bukan lagi berada di level ASEAN karena memfokuskan pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. Dalam partai kandang, Thailand hanya kalah 0-1 dari Korea Selatan (uji coba), lalu menang atas Suriah dalam Piala Raja, kalah 0-2 dari Jepang, dan terakhir menahan Australia 2-2 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Timnas Indonesia sebenarnya sudah melalui ujian seperti itu ketika bertandang ke markas Vietnam dalam leg kedua babak semifinal. Akan tetapi, kapasitas Stadion Nasional M Dinh, Hanoi, tidak sebesar Rajamangala. Tentunya 60 ribu fans akan membuat siapapun lawan yang melawan tim The War Elephants.

3. Fokus dan tenang

Timnas Indonesia sudah melalui empat kali ujian berat saat menghadapi Thailand di babak penyisihan dan final, serta Vietnam pada babak semifinal. Thailand dan Vietnam merupakan tim yang diprediksi bertemu di final Piala AFF 2016.

Dalam empat duel panas tersebut, Indonesia menelan satu kekalahan 2-4 dari Thailand pada babak penyisihan Grup A, lalu menang 2-1 atas Vietnam di semifinal leg pertama dan menahan imbang Vietnam pada leg kedua.

Bertemu Thailand di final leg pertama, Indonesia tak terduga menang 2-1 setelah tertinggal lebih dahulu oleh gol Teerasil Dangda. Terlihat dalam tiga laga melawan Vietnam dan Thailand, Indonesia bisa menyamakan kedudukan dan menang berkat penampilan yang lebih tenang.

Yang paling terlihat ialah saat menghadapi Thailand di Stadion Pakansari, penampilan Timnas Indonesia jauh berbeda dengan babak pertama. Babak pertama, Indonesia tertekan dan sering membuat kesalahan. Sementara pada babak kedua, para pemain lebih fokus dan tenang sehingga berani melakukan tekanan ke Thailand dan berbuah dua gol.

4. Bola-bola mati

Eksekusi bola mati menjadi salah satu senjata kuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Dua gol Indonesia ke gawang Thailand berasal dari bola mati. Pertama, gol dari sundulan Boaz Solossa pada babak penyisihan dan gol sundulan Hansamu Yama pada final leg pertama yang berasal dari tendangan sudur Rizky Pora.

Di sisi lain, Thailand juga kemungkinan besar akan melakukan strategi serupa.  Dalam sesi latihan terakhir mereka di SStadion Rajamangala, Bangkok, Jumat (17/12/2016), pemain Thailand mendapatkan porsi latihan tendangan bebas lebih lama (30 menit).

Selain itu, Teerasil Dangda dkk. juga mendapat porsi latihan tembakan jarak jauh untuk mengantisipasi rapatnya barisan pertahanan Indonesia. Maklum, Timnas Indonesia bisa saja memarkir bus karena hanya membutuhkan hasil imbang.

Dalam hal ini, Kurnia Meiga harus bermain lebih sigap lagi dalam menepis bola-bola mati. Pada babak semifinal, Meiga tampil apik ketika menghadapi openplay dari Vietnam, sementara untuk tendangan jarak jauh, pada Piala AFF kali ini dia belum banyak mendapat ujian.

5. Stamina kuda

Stamina menjadi kunci Timnas Indonesia dalam penentuan juara Piala AFF 2016. Pressing ketat sejak menit awal tentunya membutuhkan tenaga ekstra. Kedua tim memang tidak banyak memiliki waktu pemulihan setelah duel leg pertama, mengingat jedanya hanya dua hari.

Nilai plus sebenarnya ada di Timnas Indonesia yang pernah mengalami duel hingga perpanjangan waktu melawan Vietnam di Hanoi. Akan tetapi, faktor cuaca juga bisa berpengaruh, di mana suhu udara di Bangkok lebih panas dari Hanoi.

Rizky Pora dan Manahati Lestusen ialah dua pemain yang memiliki fisik oke. Dalam tes fisik menjelang Piala AFF 2016, Manahati jadi salah satu pemain yang memiliki nilai bagus. Dalam hal ini, tim pelatih enggan membeberkan hasil tes VO2Max mereka.

Rizky Pora juga tampil luar biasa dalam final leg pertama, pergerakannya dari sisi kiri cukup merepotkan Tristan Do. Tantangan berat ada di Zulham Zamrun yang belum optimal dan transisi menyerang dan bertahan. Boaz Solossa juga harus lebih bugar lagi mengingat dia adalah aktor lini serang Indonesia yang dibutuhkan untuk beradu cepat dengan Thailand.

(bolacom)

#TimnasIndonesia #Thailand #Final

SHSTI.NET | Carrier | Affiliated | Contact Us | Additional | About Us | Terms & Condition

Ranking FIFA Asia Tenggara

FIFA Rank Update : 06 Juli 2017
#Ranking Flag Negara FIFA Point
045.   +3 Australia 689   +8
126.   +0 Filipina 249   -2
131.   -4 Thailand 235   -14
133.   -2 Vietnam 231   -4
157.   +6 Myanmar 157   +25
167.   -12 Malaysia 119   -29
169.   -12 Singapura 118   -24
171.   +1 Laos 113   +3
173.   +1 Kamboja 107   +4
175.   +0 Indonesia 110   +5
188.   +0 Brunei 065   +0
196.   +0 Timor Leste 042   -9
Next Update : 03 Agustus 2017
Perkiraan Point Indonesia Selanjutnya : 110 Point   +0
Perkiraan Ranking Indonesia Selanjutnya : #173   +2

Timnas Next Match

ShstiVideo

Berulang Tahun Hari Ini

     |MF
Wahyudi Hamisi
Wahyudi Hamisi  Wahyudi Hamisi
Lahir Pada 28 Juli 1997
( Saat Ini Berusia 20 Tahun )
     |CB
Ngurah Nanak
Ngurah Nanak  Ngurah Nanak
Lahir Pada 28 Juli 1988
( Saat Ini Berusia 29 Tahun )
     |UNK
Ponsianus Amtop
Ponsianus Amtop  Ponsianus Amtop
Lahir Pada 28 Juli 1985
( Saat Ini Berusia 32 Tahun )

Youngest Player In Site

     |RWF
Tristan Alif
Tristan Alif  Tristan Alif
Lahir Pada 12 Desember 2004
( Saat Ini Berusia 13 Tahun )
     |MF
Rayhan Azryal
Rayhan Azryal  Rayhan Azryal
Lahir Pada 26 April 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |DF
Ahmad Rusadi
Ahmad Rusadi  Ahmad Rusadi
Lahir Pada 04 April 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |DF
Uchida Sudirman
Uchida Sudirman  Uchida Sudirman
Lahir Pada 25 Maret 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |FW
Althaf Rizky
Althaf Rizky  Althaf Rizky
Lahir Pada 06 Januari 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )

Popular Player In Site

     |FW
Hanis Sagara
Hanis Sagara  Hanis Sagara
Lahir Pada 08 September 1999
( Saat Ini Berusia 18 Tahun )
     |SMF
Nazar Nurzaidin
Nazar Nurzaidin  Nazar Nurzaidin
Lahir Pada 30 November 1997
( Saat Ini Berusia 19 Tahun )
     |FW
Tedi Berlian
Tedi Berlian  Tedi Berlian
Lahir Pada 11 Juli 1993
( Saat Ini Berusia 24 Tahun )
     |LFB
Reva Adi Utama
Reva Adi Utama  Reva Adi Utama
Lahir Pada 01 Januari 1997
( Saat Ini Berusia 20 Tahun )
     |RWF
Saddil Ramdani
Saddil Ramdani  Saddil Ramdani
Lahir Pada 02 Januari 1999
( Saat Ini Berusia 18 Tahun )

Copyright@ 2017 Chaliphs

Berita Timnas Indonesia Terbaru

Curhatan Jack Brown Usai Tak Lolos Seleksi Timnas U-19 - Kamis, 13 April 2017 - 5137 views
Timnas Indonesia U-22 Akan Hadapi Klub Besar Eropa di Bali - Kamis, 13 April 2017 - 2893 views
PSSI Siap Pulangkan 4 Pemain Indonesia yang Bermain di Spanyol - Sabtu, 18 Pebruari 2017 - 19206 views
Para Pemain Muda yang Bisa di Naturalisasi Indonesia - Jumat, 17 Pebruari 2017 - 22836 views
Demi Selangor FA , Andik Rela Tolak Tawaran Klub Australia - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 24519 views

Berita Liga 1 Terbaru

Borneo FC Resmi Ikat Gojek Jadi Sponsor ke-8 - Minggu, 16 April 2017 - 2387 views
Anmar Almubaraki Siap Buktikan Kualitas di Hadapan Persija - Minggu, 16 April 2017 - 2310 views
PSM Makassar Usung Target Juara Musim Ini - Sabtu, 15 April 2017 - 2409 views
Mitra Kukar Masih Buru Penyerang Asing - Sabtu, 15 April 2017 - 2068 views
Mitra Kukar Batal Rekrut Striker Brazil , Cezar Augusto - Kamis, 13 April 2017 - 2244 views

Berita Liga 2 Terbaru

Hari Ini BOPI Keluarkan Surat Rekomendasi Liga Indonesia - Kamis, 13 April 2017 - 2123 views
Armand Mial Ingin Kumpulkan Pemain PON Papua Di Gunung Bintang - Sabtu, 04 Pebruari 2017 - 14729 views
Seleksi Di Solo, Kalteng Putra Dapatkan 9 Pemain Muda Berbakat - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 14619 views
Rachmad Afandi Ikuti Seleksi Pemain Persebaya Surabaya - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 7194 views
Hadapi Liga 2 Indonesia, Persis Solo Seleksi Puluhan Pemain - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 10197 views

Berita Liga 3 Terbaru

Hadapi Liga 2 Indonesia, Persis Solo Seleksi Puluhan Pemain - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 10197 views
Kompetisi Baru Kasta Ketiga untuk Tim Divisi Utama yang Terdegradasi - Rabu, 18 Januari 2017 - 16313 views
Persema Malang : Semoga Ada Klub Divisi Utama Yang Mundur - Selasa, 17 Januari 2017 - 8074 views
Semen Padang Tunggu Keputusan Resmi di Rapat Exco PSSI - Senin, 09 Januari 2017 - 8701 views
Kick-Off Indonesian Super League Direncanakan Pada 26 Maret 2017 - Senin, 09 Januari 2017 - 7788 views

Berita Terpopuler Terbaru

Para Pemain Muda yang Bisa di Naturalisasi Indonesia - Jumat, 17 Pebruari 2017 - 22836 views
Timnas U22 Cari Kiper Sekelas Manuel Neuer - Kamis, 16 Pebruari 2017 - 25036 views
Inilah Sosok Pemain Naturalisasi Persiba Balikpapan - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 41855 views
Demi Selangor FA , Andik Rela Tolak Tawaran Klub Australia - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 24519 views
Timnas Indonesia Asuhan Luis Milla Di Rencanakan Lawan Tim Besar Spanyol - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 24453 views

Shstinet Social