iklan
Latest News Kesulitan Bekuk Timor-Leste U-22, Ini Komentar Luis Milla     Ricuh Lawan Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Timor Leste     Instagramnya Diserang ,Filipe Oliveira Resmi Meminta Maaf kepada Fans Timnas Indonesia     Timor Leste Diperkuat Pemain La Liga , Indonesia Fokus Pada Sirkulasi Bola     Septian David Maulana: Jangan Anggap Enteng Lawan !!    

Juara Tanpa Mahkota


(PIC:Juara Tanpa Mahkota)

Juara Tanpa Mahkota

Senin, 19 Desember 2016 18:02 Wib
Posted by Abdi Michael - 9574 views
SHSTI -  Sabtu, 17 Desember 2016, mungkin akan dikenang sebagai hari yang menyedihkan bagi Bangsa Indonesia. Sebab, pada hari itu impian meraih trofi juara Piala AFF 2016 sirna.

Padahal, gaung optimisme masih terngiang tiga hari sebelumnya ketika Timnas Indonesia secara perkasa mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. Dalam laga leg pertama itu, siapapun yang menonton, baik secara langsung di Stadion Pakansari atau melalui layar kaca atau fasilitas lain, pasti percaya diri predikat gelar juara sudah di depan mata.

Namun, sekali lagi Tuhan berkuasa akan takdirnya. Gelar yang sejatinya akan dielu-elukan masyarakat Ibu Pertiwi itu raib digondol Thailand. Siroch Chatthong secara resmi mulai hari itu menjadi public enemy bangsa ini. Sebab, dua gol yang disarangkan ke gawang Indonesia kawalan Kurnia Meiga, memupuskan mimpi anak bangsa.

Trofi yang seharusnya akan diarak mengelilingi jalan-jalan utama di ibu kota DKI Jakarta itu harus tertahan dan tertancap di kandang Gajah Putih. Thailand berhak mengangkat piala dengan keunggulan agregat 3-2.

Jika ingin diambil hikmahnya, mungkin Tuhan sengaja menuliskan takdirnya demikian agar seluruh bangsa lebih mau berusaha keras lagi di masa mendatang. Atau memang belum waktunya Indonesia juara karena persiapan yang minim toh nyatanya sebanding dengan hasilnya.

Jadi, andai Tuhan bisa berkata secara langsung, juara sebenarnya hanyalah masalah waktu. Indonesia kini harus berbenah dan menunjukkan kebangkitannya agar semua indah pada waktunya.

Sebab, untuk ukuran skuat yang terbentuk kurang dari dua bulan, pencapaian final Piala AFF 2016 sebenarnya sudah amat luar biasa. Wajar bila pada awalnya pelatih Alfred Riedl hanya menerapkan target semifinal dengan skuat minimalis.

Jadi, sebenarnya ya kita sudah juara. Dalam artian juara untuk membungkam kritikan sebelah mata yang awalnya (mungkin) disematkan dalam diri Boaz Salossa dkk.

Keegoisan klub-klub yang hanya mau melepas dua pemain pun sudah dibayar tuntas dengan status runner-up. Jika ingin bersombong diri, sumbangan dua pemain dari tiap klub saja sudah bisa menembus final, apalagi jika pelatih diberi keleluasaan menentuan skuatnya tanpa terbelenggu aturan itu? Ya sudahlah, semua sudah terjadi dengan semestinya.

Juara Tanpa Mahkota

Bangsa Indonesia memang sudah memasuki usia tua yakni 71 tahun. Namun, jika mendengar nama Belanda tentu banyak kisah seputaran penjajahan yang tak terlupa sedikitpun.

Identitas Belanda akhirnya secara tak sengaja melekat di urat nadi Indonesia. Wajar rasanya, sebab bangsa ini pernah merasakan pahit dan kejamnya penjajahan berdurasi 350 tahun.

Meski akhirnya bisa merebut kemerdekaan yang tak cuma-cuma, ternyata virus Belanda masih tumbuh dan berkembang dalam diri Bangsa Indonesia. Salah satunya adalah virus spesialis nomor dua dalam sepak bola.

Bicara soal pemain, Belanda tak pernah kehilangan kualitasnya. Mulai Johan Cruyff, Rene van de Kerkhof, hingga generasi Arjen Robben.

Namun, ketiga nama tersebut memiliki kesamaan karena belum mampu mengantarkan De Oranje ke puncak kesuksesannya. Dalam generasi yang berbeda-beda, ketiganya hanya mampu mengantarkan Belanda hingga peringkat dua di turnamen Piala Dunia.

Belanda tiga kali dibuat terluka di partai final. Yakni pada edisi Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010. Sejak Koninklijke Nederlandse Voetbalbond atau PSSI-nya Belanda dibentuk 127 tahun silam, pun hanya satu trofi yang pernah diraih yakni Piala Eropa 1988.

Setali tiga uang, Indonesia bahkan lebih parah lagi karena hingga detik ini masih dibuat penasaran akan yang namanya jadi juara. Sebab, final Piala AFF 2016 kemarin menjadi partai puncak kelima yang diikuti Tim Garuda setelah 2000, 2002, 2004, dan 2010.

Padahal, Indonesia tak pernah kesulitan menemukan pemain berbakat. Mulai Gendut Doni Christiawan, Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kesuma, hingga Boaz Salossa.

Namun, pada kenyataannya dari nama-nama di atas belum ada mampu menuntaskan misi meraih gelar juara. Timnas Indonesia pun masih harus terbelenggu sebutan juara tanpa mahkota.

Bangkit

Presiden Jokowi dalam pidatonya setelah resmi menjabat RI 1 menyebutkan kata kerja sebanyak tiga kali. Beliau pun memberi nama susunan para menterinya Kabinet Kerja.

Entah kebetulan atau disengaja, penggunaan kata kerja yang dimaksudkan Presiden Jokowi adalah agar bangsa ini tak cepat puas dengan apa yang sudah dicapai saat ini. Secara tersirat mungkin kita sebagai warga negara diajak untuk terus bekerja keras demi mewujudkan mimpi.

Hal itu yang kini tampaknya harus terus digenggam oleh pemain-pemain Timnas Indonesia yang baru berjuang di medan pertempuran bernama final Piala AFF 2016. Kita memang belum meraih apa yang diinginkan, namun perjuangan para perwakilan bangsa itu sudah menunjukkan sebenarnya kualitas kita tak jauh untuk lagi menuntaskan misi tersebut.

R.A Kartini pernah berucap "Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang". Kalimat sarat makna yang seharusnya bisa membakar api semangat atau sekedar penghibur dari timnas yang sedang terluka.

Jadi, perjuangan sebenarnya baru dimulai hari ini, Tim Garuda. Jatuhnya tetes darah dan keringat melalui kerja keras bakal menyembuhkan Indonesia dari virus Belanda bernama spesialis nomor dua.

Sebab, Bangsa ini besar dan tak akan kekurangan pemuda-pemuda terbaiknya di dunia sepak bola. Saatnya bangkit, bekerja, hingga akhirnya semua akan indah pada waktunya. Lanjutkan perjuanganmu, Tim Garuda!

"Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali" – Ir. Soekarno (Bolacom)

 

#TimnasIndonesia

SHSTInfo

Bukukan 1 Gol dan 1 Assist vs Sriwijaya FC Jadi Pembuktian awal Ilija Spasojević bersama Bhayangkara FC - 2017-08-20 21:11:07
Sempat Ricuh di Akhir Laga, Timnas Indonesia Hancurkan 'Penghianat' dengan skor akhir 1-0 - 2017-08-20 21:10:45
Nyaris Tak Terpakai di Persija Jakarta, Arthur Irawan Resmi Gabung Borneo FC - 2017-08-17 23:12:48
Semen Padang FC Ikat Kontrak Eks-Persiram Raja Ampat, Elvis Harewan - 2017-08-17 23:11:18
Datangan Ryotaro Karube, Perseru Serui Depak Pemain Asal Lebanon ,Omar Zeinedine - 2017-08-17 23:05:55
Tak Dijual PSM Makassar, Semen Padang FC Gagal Datangkan Rizky Pellu - 2017-08-16 12:48:36
Semen Padang Resmi Datangkan Bek Kanan Persida Sidoarjo, Achmad Buchori - 2017-08-16 12:46:50
Arema Resmi Kontrak Pemain Asal Papua, Marco Markus Kabiay - 2017-08-15 10:02:08
Cetak Hattrick Vs Madura United, Sylvano Comvalius Catat Rekor 11 Gol Beruntun di 8 Pertandingan - 2017-08-13 22:32:08
Marc Klok : Saya akan Sangat Bangga Bisa Mengenakan Seragam Timnas Indonesia - 2017-08-13 22:14:55
Gempur Madura United 5-2, Bali United Rebut Puncak Klasemen Liga 1 - 2017-08-13 20:36:42
Drama Di Menit Akhir, Borneo Berhasil Menangi Laga Home Melawan PS TNI, 1-0 - 2017-08-13 18:50:44
Hadapi Permainan Keras Perseru, Bhayangkara FC Berhasil Curi Poin di Marora Stadium - 2017-08-13 18:37:29
Ramon Rodrigues De Mesquita , Benteng Baru Lini Pertahanan Persela Lamongan - 2017-08-12 14:42:33
Imbangi Derby Sumatera , Boas Artururi Dinobatkan Sebagai Man Of The Match - 2017-08-12 10:50:28
Tersisih Dari Skuad Timnas Sea Games 2017, Gian Zola Fokus Bantu Persib Bandung - 2017-08-12 10:48:37
Demi Timnas Sea Games, PSSI Dan PT.LIB Sepakat Undur Pelaksanaan Pekan ke-20 Liga 1 - 2017-08-12 10:46:13
Kedatangan Stefano Lilipaly, Bali United Semakin Percaya Diri Kejar Gelar Juara Liga 1 - 2017-08-12 10:43:51
Laga Persija Jakarta Vs Persiba Balikpapan Akan Dipimpin Oleh Wasit Kirgizstan ,Rysbek Sherkerbekov - 2017-08-11 14:12:03
Derby Andalas Akan Dipimpin Oleh Wasit Asal Australia, Shaun Robert Evans - 2017-08-11 10:53:24
Tak dilepas Perseru Serui ,Arthur Bonai Gagal Merapat ke Semen Padang FC - 2017-08-11 01:24:48
Arema FC Dikabarkan Rekrut Pemain Indonesia Di Liga Timor Leste, Markus Kabiay - 2017-08-10 13:17:47
Semen Padang FC Resmi Putus Kontrak Didier Zokora - 2017-08-10 13:10:27
PSM Makassar Resmi Rekrut Pemain Uzbekistan ,Pavel Puryshkin - 2017-08-09 22:10:24
Tinggalkan Gresik ,Achmad Faris Hidupkan Persaingan Di Lini Belakang Sriwijaya FC - 2017-08-09 21:38:01

SHSTI.NET | Carrier | Affiliated | Contact Us | Additional | About Us | Terms & Condition

Ranking FIFA Asia Tenggara

FIFA Rank Update : 10 Agustus 2017
#Ranking Flag Negara FIFA Point
045.   +0 Australia 689   +0
127.   -1 Filipina 249   +0
130.   +1 Thailand 243   +8
134.   -1 Vietnam 231   +0
157.   +0 Myanmar 157   +0
166.   +1 Malaysia 119   +0
171.   +0 Laos 116   +0
171.   -2 Singapura 116   -2
175.   +0 Indonesia 110   +0
176.   -3 Kamboja 109   -2
188.   +0 Brunei 062   +0
196.   +0 Timor Leste 042   +0
Next Update : 09 September 2017
Perkiraan Point Indonesia Selanjutnya : 110 Point   +0
Perkiraan Ranking Indonesia Selanjutnya : #169   +6

Timnas Next Match

ShstiVideo

Berulang Tahun Hari Ini

     |DF
Dwi Ponda
Dwi Ponda  Dwi Ponda
Lahir Pada 21 Agustus 1992
( Saat Ini Berusia 25 Tahun )
     |LFB
Boas Atururi
Boas Atururi  Boas Atururi
Lahir Pada 21 Agustus 1990
( Saat Ini Berusia 27 Tahun )

Youngest Player In Site

     |RWF
Tristan Alif
Tristan Alif  Tristan Alif
Lahir Pada 12 Desember 2004
( Saat Ini Berusia 13 Tahun )
     |MF
Rayhan Azryal
Rayhan Azryal  Rayhan Azryal
Lahir Pada 26 April 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |CB
Ahmad Rusadi
Ahmad Rusadi  Ahmad Rusadi
Lahir Pada 04 April 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |SB
Uchida Sudirman
Uchida Sudirman  Uchida Sudirman
Lahir Pada 25 Maret 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )
     |ST
Althaf Rizky
Althaf Rizky  Althaf Rizky
Lahir Pada 06 Januari 2003
( Saat Ini Berusia 14 Tahun )

Popular Player In Site

     |CF
Hanis Sagara
Hanis Sagara  Hanis Sagara
Lahir Pada 08 September 1999
( Saat Ini Berusia 18 Tahun )
     |RWF
Saddil Ramdani
Saddil Ramdani  Saddil Ramdani
Lahir Pada 02 Januari 1999
( Saat Ini Berusia 18 Tahun )
     |SMF
Nazar Nurzaidin
Nazar Nurzaidin  Nazar Nurzaidin
Lahir Pada 30 November 1997
( Saat Ini Berusia 19 Tahun )
     |LFB
Reva Adi Utama
Reva Adi Utama  Reva Adi Utama
Lahir Pada 01 Januari 1997
( Saat Ini Berusia 20 Tahun )
     |FW
Tedi Berlian
Tedi Berlian  Tedi Berlian
Lahir Pada 11 Juli 1993
( Saat Ini Berusia 24 Tahun )

Copyright@ 2017 Chaliphs

Berita Timnas Indonesia Terbaru

Berita Liga 1 Terbaru

Berita Liga 2 Terbaru

Berita Liga 3 Terbaru

Hadapi Liga 2 Indonesia, Persis Solo Seleksi Puluhan Pemain - Kamis, 02 Pebruari 2017 - 14333 views
Kompetisi Baru Kasta Ketiga untuk Tim Divisi Utama yang Terdegradasi - Rabu, 18 Januari 2017 - 20451 views
Persema Malang : Semoga Ada Klub Divisi Utama Yang Mundur - Selasa, 17 Januari 2017 - 11219 views
Semen Padang Tunggu Keputusan Resmi di Rapat Exco PSSI - Senin, 09 Januari 2017 - 12787 views
Kick-Off Indonesian Super League Direncanakan Pada 26 Maret 2017 - Senin, 09 Januari 2017 - 9880 views

Berita Terpopuler Terbaru

PSSI Siap Pulangkan 4 Pemain Indonesia yang Bermain di Spanyol - Sabtu, 18 Pebruari 2017 - 22386 views
Para Pemain Muda yang Bisa di Naturalisasi Indonesia - Jumat, 17 Pebruari 2017 - 28138 views
Timnas U22 Cari Kiper Sekelas Manuel Neuer - Kamis, 16 Pebruari 2017 - 29195 views
Armand Mial Ingin Kumpulkan Pemain PON Papua Di Gunung Bintang - Sabtu, 04 Pebruari 2017 - 20872 views
Hadapi Piala Presiden 2017, Inilah Daftar Skuad Bali United Sementara - Sabtu, 04 Pebruari 2017 - 21803 views

Shstinet Social